Sabtu, 18 Desember 2010

Daftar Pemain Asing dengan darah Indonesia

menurut loe semua gmn kalo pemain bola indonesia yang bermain diluar negri sana harus main sebagai pemain timnas jika dipanggil. bila gk mao join ke timnas putus kewarganegaraannya ja?

or apa perlu minta ke ortunya supaya main di timnas?

Irfan Bachdim dan Radja Nainggolan pernah bersedia utk main di timnas Indonesia, bahkan ayah Radja yg skrg tinggal di bali meyakinkan kalau anaknya mau main utk Indonesia, tp masalahnya PSSI yg ****** ga mau ditindak lanjuti

foto Radja Nainggolan


Satu hal yang sudah pasti, Irfan Bachdim pernah ikut latihan Timnas U-23 di Belanda tapi urung pergi membela RI ke Qatar bukan karena alasan paspor. Irfan Bachdim Lahir di Amsterdam Tapi Masih Pegang Paspor Indonesia

foto Irfan Bachdim (tengah bawah)


satu lagi, Donovan Partosoebroto, kiper handal di Ajax junior.
Dia sering ke Indonesia liburan. Dia bilang katanya kalau ke Indonesia tidak melihat ada lapangan bola atau klub bola. Sekali pernah waktu umur 8 tahun diajak ibunya yang penggila bola itu, nonton pertandingan bola di stadio gede di Jawa Timur. Langsung kapok..kapok..

"Ma.. kita pulang yuk.. aku kasihan sama wasit yang dilempari oleh penonton dan didorong-dorong sama pemain.. kan itu enggak boleh dan kasihan pak wasit.."

Trus belakangan ini dia melihat remaja di Tanah Air pada nongkrongnya di mall-mall . Mereka bukan pada main bola tapi malah sibuk dengan jempol tangan mijitin HP. SMS an mungkin maksudnya..

foto Donovan Partosoebroto
masih banyak lagi pemain Indonesia blasteran yang main di eropa.

gmn temen temen.???


tambahan buat gantiin bendol.






Saat ini di liga tertinggi Belanda, eredivisie ada pelatih yang punya latarbelakang Indonesia. Kalau kita mengamati penampilan dan wajahnya, maka kita tidak heran kalau dia memang ada darah Indonesianya. André Wetzel lahir di Surabaya, 11 Maret 1951. Pelatih VVV-Venlo itu berhasil mengantarkan klub kecil di Belanda Selatan itu ke liga paling atas musim lalu 2006/07. Dan sejauh ini prestasi VVV di liga tertinggi cukup memuaskan. Sampai paroh kompetisi 2007/2008 VVV belum pernah kalah dari klub tiga besar Ajax (2-2), PSV (1-1) dan Feyenoord (0-0).

André Wetzel sendiri pernah aktif sebagai pebola. Di tahun 1970-1980an untuk HFC Haarlem, FC Amsterdam dan FC Den Haag. Setelah menggantungkan sepatunya, dia menjadi pelatih asisten Mark Wotte di FC Den Haag dan kemudian di FC Den Bosch. Asosiasi Sepakbola Belanda KNVB menunjuknya menjadi pelatih timnas U-19. Kemudian ikut dengan Mark Wotte sebagai asisten pelatih Jong Oranje. Di musim panas 2002 Wotte membawa Wetzel ke Willem II. Ia juga pernah menangani klub Al Jazeera di Arab Emirat.

Sejak 2005/2006 ia menggantikan Herbert Neumann yang diberhentikan sebagai pelatih VVV-Venlo. Di musim 2005/06 dan 2006/07 VVV berprestasi baik dan meraih posisi kedua di liga dua Eerstedivisie. Setalah mengalahkan FC Den Bosch dan RKC Waalwijk di play-off akhirnya setelah 13 tahun VVV bisa mencicipi rumput Eredivisie lagi

klo data dari FM2007 ada 3 pemain keturunan Indonesia yg bermain di Belanda
1.Peta Toisuta,20 thn,Zwolle
2.Gaston Salasiwa,19 thn,AZ Alkmaar
3.Jeffrey Flohr,18 thn,ADO Den Haag

daftar lengkapnya ni gw kasih:


Kiper:
1. Donovan Partosoebroto. Pemain berusia 18 tahun ini kini membela
tim Ajax junior.

Belakang:

2. Lucien Sahetapy. Pemain dengan posisi bek tengah ini pada awalnya
bermain di klub Groningen pada tahun 1993. lalu pindah ke tim Divisi
1 Liga Belanda, BV Veendam.

3. Raphael Tuankotta. Pemain muda berusia 22 tahun ini kini
memperkuat BV Veendam Junior.

4. Estefan Pattinasarany. Pemain ini baru berusia 18 tahun dan kini
masih memperkuat AZ Alkmaar Junior.

5. Michael Timisela. Pemain ini merupakan pemaian muda berbakat yang
dimiliki tim Ajax Amsterdam. Di usianya yang memasuki 20 tahun,
pemain kelahiran Paramaribo, Suriname ini telah menembus masuk ke tim
utama Ajax.

6. Christian Supusepa. Pemain muda berusia 19 tahun ini, kini
memperkuat tim Ajax Junior.

7. Justin Tahapary. Pemain kelahiran 23 Mei 1985 ini sejak tahun 2004
telah memperkuat FC Eindhoven.

8. Marvin Wagimin. Pemain yang baru berusia 18 tahun ini masih
memperkuat tim VVV-Venlo di Divisi Satu Liga Belanda.

9. Peta Toisuta. Pemain berdarah Maluku ini kini memperkuat tim
Zwolle di liga Belanda.

10. Tobias Waisapy. Pemain berusia 18 tahun ini kini memperkuat tim
Feyenord Junior.

11. Jefrey Leiwakabessy. Bek kiri kelahiran Arnhem ini sejak tahun
1998 telah memperkuat NEC Nijmegen. Dan sempat mencicipi timnas
junior Belanda.

12. Raymon Soeroredjo. Pemain kelahiran Oss 18 tahun yang lalu ini
kini memperkuat tim Vitesse Junior.

13. Yoram Pesulima. Bek kiri kelahiran 9 Maret 1990 ini kini
memperkuat tim Vitesse Junior.

Tengah:

14. Raphael Supusepa. Gelandang kiri yang lahir di kota Wormerveer
ini kini memperkuat tim MVV Maastricht. Pemain jebolan Ajax ini
sebelum bermain di MVV sempat bermain di tim Excelsior dan Dordrecht.

15. Levi Risamasu. Pemain kelahiran Nieuwerkerk ini pernah memperkuat
NAC Breda selama 4 musim sebelum pindah ke tim AGOVV divisi satu Liga
Belanda.

16. Marciano Kastoredjo. Gelandang yang juga bisa berperan sebagai
bek kiri ini sebelum bergabung bersama tim De Graafschap pernah
bergabung bersama tim Utrecht Junior.

17. David Ririhena. Bek ataupun gelandang kiri mampu dijalani oleh
pemain yang kini memperkuat TOP Oss di divisi satu Liga Belanda.

18. Joas Siahaija. Gelandang tengah kelahiran Maastricht 22 tahun
yang lalu ini kini memperkuat kota kelahirannya, MVV.

19. Irfan Bachdim. Skuad inti tim tim FC Utrecht Junior A.

20. Radja Nainggolan. Bermain di Piacenza Primavera. Pinjaman dari
tim Germinal B. di liga Belgia.

Depan:

21. Ignacio Tuhuteru. Pemain senior berusia 33 tahun ini kini
memperkuat Go Ahead Eagles. Sebelumnya pemain jebolan Ajax Junior ini
sempat malang melintang di beberapa klub seperti RBC Roosendaal,
Dalian Shide China, Sembawang Singapura, Zwolle, Heerenveen, dan FC
Groningen.

22. Ferdinand Katipana. Pemain kelahiran Amersfoort 26 tahun silam
ini sebelum bergabung bersama Haarlem, sempat bergabung di tim
Utrecht Junior dan Cambur Leeuwarden.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar